Pertolongan Pertama Pada Korban Paparan Gas H2S

Jika terjadi korban akibat paparan gas H2S pada tingkat rendah, yang dapat dilakukan sebagai pertolongan darurat adalah sebagai berikut :
Pindahkan korban ke tempat dengan udara segar dan berlawanan dengan arah angin.
Bila korban pada kondisi berhenti nafas, segera berikan bantuan pernafasan.
Jaga kondisi tubuh korban tetap hangat.
Hubungi paramedik.

SWEEPER TEAM

1. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB SWEEPER
Sweeper Team adalah personal-personal yang ditempatkan dipos-pos pada radius sekitar 300 meter dari lokasi ( rig site ) untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai berikut :
a. Melakukan pemantauan kondisi di sekitar lokasi pos masing-masing. Pemantauan yang dilakukan meliputi :
- Pergerakan orang dan hewan ternak.
- Arah angin dan kecepatan angin.
- Kondisi cuaca
- Konsentrasi gas H2S atau bau udara yang bersumber dari lokasi ( smeel ).

b. Membuat laporan hasil pemantauan dan melaporkan kepada H2S Engineer Off Site. Hasil pemantauan akan dicatat pada lembar laporan harian dan hasil pemantauan Sweeper akan dilaporkan kepada Company Man.

c. Membantu penyampaian informasi kepada setiap orang yang berada pada radius pemantauan sehubungan dengan hal-hal yang perlu disampaikan berdasarkan petunjuk dari pihak Petro China, Company Man dan H2S Engineer Off Site.

d. Mengikuti perkembangan informasi dari dalam rig site dan menjaga komunikasi antara Company Man dan pihak-pihak yang terkait.

e. Melakukan tindakan peringatan dan penyelamatan kepada semua orang di sekitar lokasi Pos masing-masing jika terjadi paparan gas H2S dari lokasi pemboran yang ditandai dengan nyala Strobo dan bunyi Sirene, berdasarkan instruksi Company Man. Tindakan yang dilakukan adalah:
- Menggunakan SCBA pada posisi stand by tanpa masker, jika paparan H2S terdeteksi 20 ppm segera gunakan masker.
- Menaikkan bendera warna merah.
- Melanjutkan pemantauan keadaan sekitar dan tetap melaporkan setiap perubahan, serta menunggu instruksi selanjutnya dari Company Man melalui H2S Engineer Off Site menggunakan Personal Detector.
- Membantu melakukan evakuasi.

f. Melakukan pengecekan dan merawat semua peralatan inventaris pada Posko masing-masing. Semua peralalatan inventaris harus selalu di cek dan di rawat agar siap dipergunakan setiap kapan saja bila diperlukan. Bila ada peralatan yang rusak atau kurang segera melapor ke Off site untuk di perbaiki atau diganti.

g. Melakukan serah terima tugas kepada rekan pengganti, setiap pergantian shift. Serah terima dilaksanakan dengan sebaik mungkin dan secermat mungkin. Periksa seluruh peralatan kerja, baik itu SCBA (dalam keadaan baik, isi tabung penuh dan siap dipergunakan), Personal detector (baterai dalam keadaan baik dan masih berfungsi), peralatan tulis (masih bisa digunakan) dan kondisi pos.

2. TINGKATAN KEADAAN DARURAT DAN TUGAS SWEEPER
Berdasarkan Emergency Contigency Plan dari Petro China East Java, tingkatan keadaan darurat digolongkan dalam 3 level. Masing-masing level berhubungan dengan tugas-tugas sweeper. Tingkatan tersebut adalah sebagai berikut :

a. LEVEL I : SIAGA
Situasi tidak ada paparan gas. Situasi ini disebut sebagai operasi pemboran yang tidak mempengaruhi populasi
Tugas Sweeper :
- Memantau keberadaan dan pergerakan manusia dan hewan ternak dalam area yang ditugaskan.
- Mengikuti informasi sebagaimana perkembangan kondisi.
- Memberitahukan Company Man (Drilling Supervisor) tentang situasi sebenarnya.

b. LEVEL II : KEADAAN DARURAT DI LOKASI
Situasi sebagai akibat adanya paparan gas hidrokarbon pada konsentrasi lebih dari 50 ppm diluar sumur. Sumur dalam keadaan terkendali, tetapi kondisi operasionalnya dapat mengakibatkan terpaparnya gas dalam jumlah atau waktu tertentu

Tugas Sweeper :
- Memberitahukan penduduk dan semua orang yang tidak berkepentingan untuk meninggalkan Zona Radius Paparan ketika terdengar alarm atau adanya instruksi dari personil H2S Off-site.
- Bersiap-siap untuk memberitahukan warga untuk tetap berada ditempat sampai ada pemberitahuan lebih lanjut atau diungsikan
- Bersiap-siap untuk melaksanakan tindakan LEVEL III.
- Menjaga komunikasi dengan JOB P-PEJ Company Man agar tetap mendapat informasi mengenai situasi.

c. LEVEL III : KEADAAN DARURAT UMUM
Situasi yang diakibatkan terjadinya paparan gas hidrokarbon pada konsentrasi lebih dari 100 ppm pada lokasi diluar Zona Radius Paparan dan / atau terjadinya paparan gas yang besar ke arah penduduk.

Tugas Sweeper :
- Memberitahukan warga untuk tetap berada ditempat sampai ada pemberitahuan lebih lanjut atau sampai diungsikan
- Memberi bantuan dalam pengungsian, pengevakuasian dan operasi penyelamatan, sebagaimana diperlukan
- Memantau terus-menerus arah angin paparan gas dan mengevakuasi daerah tambahan sebagaimana kondisi
- Menjaga komunikasi dengan Company Man agar tetap waspada terhadap status kondisi darurat
- Menggunakan alat perlindungan pernapasan dimana ada gas beracun / gas hidrokarbon

3. RUTINITAS KERJA SWEEPER
Skedul sweeper dilakukan dalam waktu 24 jam dengan 2 kali shift, yaitu jam 06:00 sampai 18:00 dan dari jam 18:00 sampai dengan 06:00. Masing-masing personal sweeper harus menempati pos yang sudah ditentukan selama tugas.

Aktifitas rutin sweeper diantaranya adalah :
- Melakukan absensi dan safety meeting sebelum memulai tugas pagi dan sore.
- Melakukan serah terima tugas (hand over) dengan sweeper sebelumnya dengan mengecek semua peralatan dan membuat laporan serah terima tugas.
- Melakukan pengecekan dan perawatan semua peralatan / inventaris barang di masing-masing pos.
- Menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan tugas dan tanggung jawab sweeper yang tertulis diatas.
- Menjaga kebersihan ( house keeping ) pos.
- Menjaga keamanan dan ketertiban di masing-masing pos.
- Menggunakan semua peralatan kerja dengan baik dan benar.
- Menggunakan radio komunikasi dengan bijaksana

4. PERALATAN INVENTARIS POS SWEEPER
Untuk masing-masing pos sweeper akan dilengkapi dengan peralatan-peralatan sebagai berikut :
- Penerangan dan stop kontak listrik.
- SCBA sesuai jumlah personal sweeper.
- Personal Detector H2S.
- Bendera warna hijau, kuning dan merah.
- Radio komunikasi ( HT ) dan charger.
- Peralatan tulis menulis : pulpen, buku, form wind direction, penggaris.
- Peralatan bantu lainnya : senter dan jam dinding.

© Hopelmar Bug Blower 26 Juni 2012